Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang
nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski sering kali... kau malah
asik sendiri.
Karena kau tak lihat terkadang
malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak
rupawan
Namun kasih ini, silahkan kau
adu...
Malaikat juga tau siapa yang jadi
juaranya
Jadi
melow mendadak nih aing setelah dengar lagu Malaikat Juga Tahu versi Glen
Fredry. Minggu ini adalah minggu galau buat saya. Kali ini bukan galau
sembarangan, ini adalah galau tingkat provinsi deh rasanya. Dan yang paling
saya tidak suka dari galau ini adalah:
1. Saya
galau
2. Menangis
3. Ujung
– ujungnya lapar
4. Lapar
terus
5. Berat naik!
Masa saya
yang dibilang kembaran Ardiana Lima ini beratnya nambah sih? Nanti fans saya
makin banyak gimanaaa?. Ngomong – ngomong masalah galau, galau ini sepertinya
membuat aura di tubuh saya ini menjadi lebih gelap. Saya sudah coba beli
whitening ini itu, beli lampu bermelek Pilek *sensor ya sensor* tetap aja aura saya gelap. Ditambah lagi kejadian
baru-baru ini yaitu semua anime saya dihapus oleh kakak saya (T^T). Sakitnya
itu tuh kaya jatuh dari lantai 5 ke tombak-tombak yang berdiri tegak, lalu di
timpa oleh gajah Sumatra. Sungguh pedih (T_T). Saya jadi kehilangan sense
becanda saya karena tragedi anime berdarah itu, saya yang tadinya suka sama
Harry 1D, jadi suka Austine Mahoni, saya yang tadinya suka makan kacang jadinya
suka coklat, saya yang tadinya mirip Pevita Pierce jadi mirip Ardiana Lima *Siap – siap mau dilempar asbak* (para pembaca siap – siap ambil plastik), saya
yang tadinya semanis madu jadi semanis kembang gula, saya seperti kehilangan
gairah hidup.
Kembali
kepokok permasalahan, bertemu kembali dengan saya si manis jembatan ancol *nggak deng enggak!* , maksud saya si
manis berjilbab. Saya dulunya begitu dekil dan tauk lah kucel. Kurang lebih
begitulah penampakan saya waktu kelas 3 SD.
Lalu yang
dibawah ini pada saat kelas 4 SD.
Lalu pada
saat mulai masuk SMP.
(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)
Ini saat
kelas 3 SMP .
(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)
(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)
Lalu saat
kelas 1 SMA saya mulai berhijap.
Kelas 2
SMA.
(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)(INI FOTONYA KELIHATAN AURAT)
(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)(INI FOTONYA KELIHATAN AURAT)
Dan
inilah saat kelas 3 SMA Tadaaaa!!. (Saya yang paling kiri)
Satu hal
yang saya sadari setelah melihat foto-foto ini yaitu, saya makin tahun makin
gendut (--“). Sedih juga rasanya melihat
perut yang jendul dan paha yang semakin besar saja. Kalau ada yang berkata “ eh! Kamu kurusan ya?” saya cuma berusaha
mengamini dan mendoakan dosa mereka diampuni karena mereka berkata bohong.
Sambil mencoba berbagai macam hal, dari nonton film horor sambil makan yang
katanya bisa bakar energi, olahraga sambil makan, makan makanan sehat sudah
saya jabanin, tetap aja ni perut jendul, pipi tetap kaya bakpau. Sudahlah,
lupakan curcolan saya yang tidak penting ini.
Ini adalah tugas saya di minggu
ketiga dari Pak Rudy tentunya yang begitu famous and trendy dengan lagunya yang
sangat populer Why you gonna be so rud(y)e? Don’t you know i am human too,
why you gonna be so rud(y)e? I’m gonna marry her anyway!”. Magic! Grub band yang begitu
penomenal yang juga baru saya tau adalah yang membawakan lagu ini.
Bicara dengan yang penomenal,
saya kemarin mendengarkan cerita tentang 2 + 2 = 5 *hubungannya apaan coba?* tetang menekankan ide bahwa sugesti yang
tanamkan pada orang itu bisa membuat seseorang itu yakin pada yang kita
sugertikan. Saya mulai mencobanya dengan kekeh membuat argumen pasti yang saya
perdengarkan dengan semua orang yaitu “saya ini CANTIK”. Meskipun mereka
mengatakan bahwa itu tidak pantas, tidak cocok, tidak sesuai dengan muka
(memang benar sih), bahkan ada yang melempar golok, parang, katana, tsuriken
dan berbagai alat masak lainnya karna menolak keras dengan argumen saya yang
saya yakini kebenarannya 100% kalau saya ini memang cantik!
Sampai kemana mana saya siarkan
argumen saya yang aslinya sangat amat bohong ini. Tapi tidak ada yang
mengakuinya, meskipun ada... dalam hati saya merasakan getaran sinyal yang
berteriak “Bohong tuh! Bohong!!!”. Jujur meskipun menyakitkan... meskipun
menyakitkan telinga... meski beraat melepasmu tapi kamu akan selalu dihatiku
selamanya huoohuooooo!! *kris da yanti
lepas! Kris da yanti lepaaasssss!* . maaf kejadian tadi yang tidak enak
dihati. Tapi meskipun semua ini berat, saya tetap akan mengkoarkan argumen saya
ini sampai seluruh dunia mengakuinya *ceileeehhh!*.
Saya ingin melanjutkan cerita
saya kemarin, tapi entah kenapa ide saya menjadi hilang buyar tentang cerita
itu karena kebanyakan fikiran, apalagi TO didepan mata ._. yang saya takuti
dari semua pelajaran itu adalah.... BIOLOGI. Sisanya lumayan, tapi biologi ini
sama sekali ga masuk ke otak!.
Ngomongin TO 1 nanti... saya jadi
kepikiran tentang hari – hari di masa SMA saya yang tinggal sedikit. Saya menjadi
terkenang dengan bagaimana konyolnya Melina dengan kegilaannya pada K-Pop dan
orang-orang ganteng menurutnya, lalu gimana Oja dengan menangani jerawat dan
perut buncitnya, bagaimana Widya yang selalu ada aja cerita tentang dia dan si
Itu yang penuh intrik dan problema, Ghia yang diam – diam menggeboykan diri
yang menambah tikungannya agar semakin tajam, Claudy yang entah kenapa selalu
sepikiran dengan saya , Pewo yang selalu berbeda dan bersinar diantara lainnya,
Matius yang entah kenapa kelakuannya jadi semakin gaje, Diena yang sekarang
berjilbab tapi masih kijil, Vhirna yang suka nyubit, Ayu yang ngakunya sudah
nggak setia, duet Tanti dan Rismila yang semakin berjaya, step yang kadang –
kadang bawa makanan enak kesekolah, Irma yang mencintai perberdaan :3, juga
para ladies cantik Elena, Widya Endut, Wanda dan Tisya yang semakin waw aja,
Wulan juga dan ladies barisan belakan seperti Dieni, Marta, Vivin, Yanti makin
klop aja oh iya Yanti jangan panikan ya, dan para Boys dari berbagai penjuru
lain.
Ada satu orang yang akhir – akhir
ini sudah tidak begitu dekat dengan saya. Saya tidak tau salah saya apa atau
dia mungkin dia merasa bersalah sama saya? Membingungkan... padahal saya
meskipun semarah apapun tidak bisa membencinya, saya tau mungkin ada salah satu
salah saya yang tidak saya ketahui membuat dia jadi menjauhi saya. Padahal saya
tidak bisa dijauhi seperti ini, tanpa sadar saya membuat tembok yang membuat
saya juga segan untuk menegurnya terlebih dahulu. Anggaplah itu gengsi, tapi
saya perempuan, saya tidak mungkin memulai. Padahal dia sangat berarti untuk
saya, atau bisa dibilang saya yang bergantung pada dia. Karena hal ini saya
merasa menjadi begitu lemah tanpa sadar. Mungkin ada benarnya kata – kata ini
“Semakin cerianya orang itu, semakin banyak luka yang dia tutupi”.
Katanya tidak ada yang ditutupi
lagi, katanya tidak ada yang di sembunyikan lagi, tapi tanpa sadar dia tidak
pernah cerita lagi dengan saya, apa harus saya yang bertanya “Ada cerita apa
hari ini?”. Semakin saya memikirkan hal tersebut, semakin juga saya memikirkan
bahwa saya dan dia dan semua sahabat saya yang lainnya akan berpisah. Dia kalau
bisa di bilang jahat ya jahat, mungkin yang paling jahat karena membuat banyak
kenangan tapi tidak menuntaskan seperti ini. Tapi di sisi lain saya tidak ingin
membebani dia dengan keegoisan saya yang ingin setidaknya dia terlihat ada buat
saya, masih egois ya?? Hahaha.
Saya memang egois, tapi saya tidak
bisa kejam padanya karena saya tidak sanggup berkata demikian. Saya perempuan,
ya kalau tidak kuat lagi ya nangis, hahaha. Haaah... ini terlalu menyakitkan
kalau semua hal ini akan berakhir. Saya akan merindukan semuanya pasti
merindukannya, pasti menyakitkan dan mengharukan, pasti meninggalkan luka, yang
paling sakit adalah saat saya tau saya akan berpisah dengan Ghia, Hogla Oja,
Melina, Widya dan Dia, tidak ada lagi tawa mereka, banyolan mereka, ngambeknya
mereka, ngeselinnya mereka, bullyan mereka, dan kebaikan mereka yang begitu
besar.
Saya tidak ingin merepotkan
siapapun, saya hanya berharap semua mendapatkan tempat kuliah dengan jurusan
yang diinginkan, jangan buat janji – janji, jangan buat kesepakatan aneh,
percaya deh dengan pergi kita mungkin akan memulai yang baru tapi yang lamalah
yang membangun kita menjadi seperti ini. Keep Spirit!!! \(^o^)/.
PS.
Buat Dia
Kamu
itu bersinar, aku tau kamu pasti bakalan jadi orang hebat. Fokus aja jangan
mikirin yang aneh2 apalagi aku (^o^) pede sekali lah. Kamu masih Sahabatku yang
paling tangguh! Kejar ja yang kam mau kejar, aku nggak bakalan ngehalangin kok.
Sukses ya... kamu pasti bahagia, jangan mikirin aku, aku cukup begini aja
(>.<) pede sekali dipikirin. Aku selalu doain kamu disini :D. Makasih dan
maaf buat semuanya :’D.
Akhir
kata, ini blog saya minggu ini, sampai jumpa minggu depaaaannnn!!!

