Sabtu, 24 Januari 2015

Blog Minggu III

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski sering kali... kau malah asik sendiri.
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini, silahkan kau adu...
Malaikat juga tau siapa yang jadi juaranya

Jadi melow mendadak nih aing setelah dengar lagu Malaikat Juga Tahu versi Glen Fredry. Minggu ini adalah minggu galau buat saya. Kali ini bukan galau sembarangan, ini adalah galau tingkat provinsi deh rasanya. Dan yang paling saya tidak suka dari galau ini adalah:
1.    Saya galau
2.   Menangis
3.   Ujung – ujungnya lapar
4.   Lapar terus
5.   Berat  naik!
Masa saya yang dibilang kembaran Ardiana Lima ini beratnya nambah sih? Nanti fans saya makin banyak gimanaaa?. Ngomong – ngomong masalah galau, galau ini sepertinya membuat aura di tubuh saya ini menjadi lebih gelap. Saya sudah coba beli whitening ini itu, beli lampu bermelek Pilek *sensor ya sensor* tetap aja aura saya gelap. Ditambah lagi kejadian baru-baru ini yaitu semua anime saya dihapus oleh kakak saya (T^T). Sakitnya itu tuh kaya jatuh dari lantai 5 ke tombak-tombak yang berdiri tegak, lalu di timpa oleh gajah Sumatra. Sungguh pedih (T_T). Saya jadi kehilangan sense becanda saya karena tragedi anime berdarah itu, saya yang tadinya suka sama Harry 1D, jadi suka Austine Mahoni, saya yang tadinya suka makan kacang jadinya suka coklat, saya yang tadinya mirip Pevita Pierce jadi mirip Ardiana Lima *Siap – siap mau dilempar asbak*  (para pembaca siap – siap ambil plastik), saya yang tadinya semanis madu jadi semanis kembang gula, saya seperti kehilangan gairah hidup.
Kembali kepokok permasalahan, bertemu kembali dengan saya si manis jembatan ancol *nggak deng enggak!* , maksud saya si manis berjilbab. Saya dulunya begitu dekil dan tauk lah kucel. Kurang lebih begitulah penampakan saya waktu kelas 3 SD.


Lalu yang dibawah ini pada saat kelas 4 SD.










Lalu pada saat mulai masuk SMP.

(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)

Ini saat kelas 3 SMP .

(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)

Lalu saat kelas 1 SMA saya mulai berhijap.
Kelas 2 SMA.

(SENSOR KARENA ORANGNYA SUDAH BERHIJAB)(INI FOTONYA KELIHATAN AURAT)

Dan inilah saat kelas 3 SMA Tadaaaa!!. (Saya yang paling kiri)
 
Satu hal yang saya sadari setelah melihat foto-foto ini yaitu, saya makin tahun makin gendut (--“).  Sedih juga rasanya melihat perut yang jendul dan paha yang semakin besar saja. Kalau ada yang berkata  “ eh! Kamu kurusan ya?” saya cuma berusaha mengamini dan mendoakan dosa mereka diampuni karena mereka berkata bohong. Sambil mencoba berbagai macam hal, dari nonton film horor sambil makan yang katanya bisa bakar energi, olahraga sambil makan, makan makanan sehat sudah saya jabanin, tetap aja ni perut jendul, pipi tetap kaya bakpau. Sudahlah, lupakan curcolan saya yang tidak penting ini.
Ini adalah tugas saya di minggu ketiga dari Pak Rudy tentunya yang begitu famous and trendy dengan lagunya yang sangat populer Why you gonna be so rud(y)e? Don’t you know i am human too, why you gonna be so rud(y)e? I’m gonna marry her anyway!”. Magic! Grub band yang begitu penomenal yang juga baru saya tau adalah yang membawakan lagu ini.
Bicara dengan yang penomenal, saya kemarin mendengarkan cerita tentang 2 + 2 = 5 *hubungannya apaan coba?* tetang menekankan ide bahwa sugesti yang tanamkan pada orang itu bisa membuat seseorang itu yakin pada yang kita sugertikan. Saya mulai mencobanya dengan kekeh membuat argumen pasti yang saya perdengarkan dengan semua orang yaitu “saya ini CANTIK”. Meskipun mereka mengatakan bahwa itu tidak pantas, tidak cocok, tidak sesuai dengan muka (memang benar sih), bahkan ada yang melempar golok, parang, katana, tsuriken dan berbagai alat masak lainnya karna menolak keras dengan argumen saya yang saya yakini kebenarannya 100% kalau saya ini memang cantik!
Sampai kemana mana saya siarkan argumen saya yang aslinya sangat amat bohong ini. Tapi tidak ada yang mengakuinya, meskipun ada... dalam hati saya merasakan getaran sinyal yang berteriak “Bohong tuh! Bohong!!!”. Jujur meskipun menyakitkan... meskipun menyakitkan telinga... meski beraat melepasmu tapi kamu akan selalu dihatiku selamanya huoohuooooo!! *kris da yanti lepas! Kris da yanti lepaaasssss!* . maaf kejadian tadi yang tidak enak dihati. Tapi meskipun semua ini berat, saya tetap akan mengkoarkan argumen saya ini sampai seluruh dunia mengakuinya *ceileeehhh!*.
Saya ingin melanjutkan cerita saya kemarin, tapi entah kenapa ide saya menjadi hilang buyar tentang cerita itu karena kebanyakan fikiran, apalagi TO didepan mata ._. yang saya takuti dari semua pelajaran itu adalah.... BIOLOGI. Sisanya lumayan, tapi biologi ini sama sekali ga masuk ke otak!.
Ngomongin TO 1 nanti... saya jadi kepikiran tentang hari – hari di masa SMA saya yang tinggal sedikit. Saya menjadi terkenang dengan bagaimana konyolnya Melina dengan kegilaannya pada K-Pop dan orang-orang ganteng menurutnya, lalu gimana Oja dengan menangani jerawat dan perut buncitnya, bagaimana Widya yang selalu ada aja cerita tentang dia dan si Itu yang penuh intrik dan problema, Ghia yang diam – diam menggeboykan diri yang menambah tikungannya agar semakin tajam, Claudy yang entah kenapa selalu sepikiran dengan saya , Pewo yang selalu berbeda dan bersinar diantara lainnya, Matius yang entah kenapa kelakuannya jadi semakin gaje, Diena yang sekarang berjilbab tapi masih kijil, Vhirna yang suka nyubit, Ayu yang ngakunya sudah nggak setia, duet Tanti dan Rismila yang semakin berjaya, step yang kadang – kadang bawa makanan enak kesekolah, Irma yang mencintai perberdaan :3, juga para ladies cantik Elena, Widya Endut, Wanda dan Tisya yang semakin waw aja, Wulan juga dan ladies barisan belakan seperti Dieni, Marta, Vivin, Yanti makin klop aja oh iya Yanti jangan panikan ya, dan para Boys dari berbagai penjuru lain.
Ada satu orang yang akhir – akhir ini sudah tidak begitu dekat dengan saya. Saya tidak tau salah saya apa atau dia mungkin dia merasa bersalah sama saya? Membingungkan... padahal saya meskipun semarah apapun tidak bisa membencinya, saya tau mungkin ada salah satu salah saya yang tidak saya ketahui membuat dia jadi menjauhi saya. Padahal saya tidak bisa dijauhi seperti ini, tanpa sadar saya membuat tembok yang membuat saya juga segan untuk menegurnya terlebih dahulu. Anggaplah itu gengsi, tapi saya perempuan, saya tidak mungkin memulai. Padahal dia sangat berarti untuk saya, atau bisa dibilang saya yang bergantung pada dia. Karena hal ini saya merasa menjadi begitu lemah tanpa sadar. Mungkin ada benarnya kata – kata ini “Semakin cerianya orang itu, semakin banyak luka yang dia tutupi”.
Katanya tidak ada yang ditutupi lagi, katanya tidak ada yang di sembunyikan lagi, tapi tanpa sadar dia tidak pernah cerita lagi dengan saya, apa harus saya yang bertanya “Ada cerita apa hari ini?”. Semakin saya memikirkan hal tersebut, semakin juga saya memikirkan bahwa saya dan dia dan semua sahabat saya yang lainnya akan berpisah. Dia kalau bisa di bilang jahat ya jahat, mungkin yang paling jahat karena membuat banyak kenangan tapi tidak menuntaskan seperti ini. Tapi di sisi lain saya tidak ingin membebani dia dengan keegoisan saya yang ingin setidaknya dia terlihat ada buat saya, masih egois ya?? Hahaha.
Saya memang egois, tapi saya tidak bisa kejam padanya karena saya tidak sanggup berkata demikian. Saya perempuan, ya kalau tidak kuat lagi ya nangis, hahaha. Haaah... ini terlalu menyakitkan kalau semua hal ini akan berakhir. Saya akan merindukan semuanya pasti merindukannya, pasti menyakitkan dan mengharukan, pasti meninggalkan luka, yang paling sakit adalah saat saya tau saya akan berpisah dengan Ghia, Hogla Oja, Melina, Widya dan Dia, tidak ada lagi tawa mereka, banyolan mereka, ngambeknya mereka, ngeselinnya mereka, bullyan mereka, dan kebaikan mereka yang begitu besar.
Saya tidak ingin merepotkan siapapun, saya hanya berharap semua mendapatkan tempat kuliah dengan jurusan yang diinginkan, jangan buat janji – janji, jangan buat kesepakatan aneh, percaya deh dengan pergi kita mungkin akan memulai yang baru tapi yang lamalah yang membangun kita menjadi seperti ini. Keep Spirit!!! \(^o^)/.
PS. Buat Dia
Kamu itu bersinar, aku tau kamu pasti bakalan jadi orang hebat. Fokus aja jangan mikirin yang aneh2 apalagi aku (^o^) pede sekali lah. Kamu masih Sahabatku yang paling tangguh! Kejar ja yang kam mau kejar, aku nggak bakalan ngehalangin kok. Sukses ya... kamu pasti bahagia, jangan mikirin aku, aku cukup begini aja (>.<) pede sekali dipikirin. Aku selalu doain kamu disini :D. Makasih dan maaf buat semuanya :’D.

Akhir kata, ini blog saya minggu ini, sampai jumpa minggu depaaaannnn!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar