Saya
adalah anak seorang pegawai BUMN yang mengharuskan saya pindah – pindah tempat
tinggal. Bayangkan saja, saya ini lahir di Muara Teweh, pas umur 2 tahun pindah
ke Buntok sampai kelas 1 SD sem 1, lalu di Tamiang Layang selama sampai kelas 6
sem 1, pindah lagi ke Mantangai, lalu saat kelas 1 sem 1 di pindah lagi ke
Kapuas Murung (Palingkau), dan memindahkan diri sendiri setelah lulus SMP ke
Palangkaraya dan kayaknya bakalan pindah lagi ke Banjarbaru buat kuliah di sana
(amin!).
Bercerita
tentang pindah – pindah, pasti sulit dungs buat beradaptasi kecuali kalo 89%
dari tubuhnya adalah bunglon (berarti saya bunglon dong?). Pindah – pindah
rumah itu sebenarnya asyik lo! Kamu bisa bertemu dengan berbagai macam jenis
mahluk yang beda – beda pastinya. Jadi teman saya itu tersebar dimana – mana.
Kayak gini nih:
Buntok (1998 – 2003)
Saya
sebetulnya tidak terlalu ingat dengan masa – masa ini karena suatu hal (baca
blog Hexasdoremi.blogspot.com ‘My Self’). Yang saya ingat itu saya memiliki
teman bernama Haryati (panggil saja Yati), lalu Selva, Raudah, yah.. itu saja
yang saya ingat, maklum saya masih terlalu kecil waktu itu untuk tau arti
kehidupan *dasar sok! Lempar cobek ni!* .
Tapi saya masih ingat 1 orang teman baik saya dari TK, yaitu Atma. Dulunya
diatuh unyu gendut cubby gimanaa gitu. Tapi apalah daya, jaman itu mah anak
teka cuma tau sega sama ps 1, ga punya hp jadi aku nggak punya koneksi buat
nyari tau tentang dia. Saya udah cek facebook, twitter, ig, youtube (Lho?)
tetap aja ga tau karena cuma bermodal nama ‘Atma’ doang. Akhirnya semua itu
masih menjadi sebuah misteri.
Tamiang Layang (2003 – 2008)
Nah
disini saya mengingat lebih banyak manusia dan masih berhubungan dengan
beberapa orang sampai sekarang. Saya memiliki teman pertama bernama Probo yang
sekarang tinggal di daerah Ampah (tau nggak?). Lalu muncul Chossy Pratama (anak
SMADA gen 27 , ada yang kenal?) yang saya kenal saat di Buntok (sesama anak
pegawai PLN) yang kemudian dua orang itu jadi teman akrab saya. Probo pindah,
tinggal saya dengan Chossy. Saya sempat lama terjebak didunia cowo waktu itu.
Lalu muncul Oni yang lama aslinya Letya Esa Sepka yang menurut saya ngga
nyambung sama nama panggilannya. Ngakunya sih di kasih julukan sama neneknya.
Ajibnya kami bertiga ini beda – beda SD nya. Saya di SDN 4 , Chossy SDN 3, Oni
SDN 1 atau 5 ya? Antara itulah. Lalu munculah Dwika Bagus Setiawan atau yang
akrabnya Wika. Kami berempat menjadi akrab dan selalu kemana – mana bareng.
Dulu,
kami itu sering main permainan aneh, yaitu main film – filman. Kami bikin dulu
skenarionya lalu nentuin pasangannya siapa – siapa dan endingnya ngarang. tapi
ini seru lho! Mungkin dari sinilah saya memiliki bakat akting luarbiasa dan
cetar membahana *petir menyambar*.
Anehnya nih saya selalu pasangan sama Chossy dan Wika sama Oni. Mainnya sih
pake mobil Pik up (bener ga nih tulisannya?) rusak atau yang bagus. Rumahnya di
ruang istirahat dalam gudang bekas mesin, bisa juga dalam kantor jaga atau
kantor PLN-nya bisa juga di bawah pohon rambutan. Kami sempat buat pondok tapi
hancur di terjang hujan karena cuma dari kardus doang.
Selain
main itu, kami juga sering main bulu tangkis, bersepeda, sepak bola (asik
kan?), petak umpet, dan berbagai permainan lainnya (jadi kangen :’) ). Tapi
Chossy pindah, di susul oleh Oni. Tinggalah aku dan Wika yang memang 1 SD. Kami
jadi sohip saat itu. Tapi sekarang dia adalah orang yang paling sulit saya cari
:D . akhirnya saya pindah duluan saat itu meninggalkan dia. Saya masih ingat
salaman terakhir waktu itu :’).
Mantangai (2008 – 2010)
Inilah saat
– saat dimana saya mengalami berbagai masalah dalam hidup. Dari di tuduh bukan
– bukan dan akhirnya tau yang mana yang paling baik buat saya. Yang paling sama
ingat yaitu Monica dan Aja di sini. Tapi saat itu saya masih sering smsan sama
Wika, Dewi, Rudy, Nada dan banyak lagi. Tapi disini juga saya kehilangan kontak
dengan Wika. Entah kenapa sms jadi tidak dibalas dan sebenarnya saya lupa
kronologinya kenapa.
Di sini
cukup singkat tapi banyak ninggalin kenangan juga. Orang – orang disini banyak
yang masih percaya hal – hal mistis, maklum. Kalau kamu dari bundaran
Kapuas,kan ada tuh tulisan Mantangai. 3 jam dari bundaran itu kamu baru nyampe
sana dengan medan yang begitu berat, belum lagi hutan di kanan dan kiri. Ngeri
deh kalo naik motor sendirian malam – malam. Ajibnya saya pindah tepat saat
pembagian rapot dan alhamdulillah juara umum :3. Jadi saya pindah ke kota
selanjutnya masih dengan baju seragam Putih – biru.
Palingkau (2010 – 2012)
Ini
tempat dimana saya menemukan spesies yang mirip sekali dengan saya yaitu Heni
Setyaningsih. Meskipun mirip tapi kami itu sangat bertolak belakang. Saya suka
Doraemon dia suka Shinchan, saya suka teh dia suka kopi. Saya masuk IPA, dia
yang memang disuruh masuk ipa malah belok ke IPS. Saya suka yang berbau seni,
dia suka mendaki gunung. Tapi meskipun begitu, pernah terbersit dalam pikiran
saya kenapa dia ga dilahirkan jadi cowo aja? Dia udah tau jeleknya saya,
kekurangan saya dan malah menerima saya *ini
mulai menjijikan*. Nggak kaya dia (ups!).
Kami
banyak melakukan kegilaan meskipun kami beda setaun, cuma 3 bulan sih, tapi
tetep aja dia lebih tua dari saya :D. Meskipun begitu, kami ini memiliki ikatan
batin yang entah kenapa nasip kami selalu sama. Dari mulai punya pacar dulu,
sampai masa jomblo juga sama (T^T). Gilanya, kami ini sering dibilang kembar
lo!. Pernah dulu ampe dibilang Upin – Ipin. Padahal kami nggak mirip sama
sekali! *yakin?*.
Jadi
inget waktu dulu, sering makan eskrim di dekat jembatan sambil ngeliatin orang
lewat (sekalian cuci mata :3). Nyari kecengan, mandi di sungai bareng meskipun
dia ga bisa berenang. Sampai sekarang kami masih solid kaya dulu dan masih aja
ada yang bilang kami mirip padahal enggak.
Palangkaraya (2012 – sekarang)
Lulus
SMP saya melanjutkan ke SMA yaitu SMAN 2 Palangkaraya (mau tau ceritanya
kenapa? Baca Hexassi.blogspot.com bagian 4). Disini saya tau arti kehidupan
sesungguhnya, gimana yang rasanya The Real Sekolah dan mana yang lawan mana
kawan.
Saya
memiliki grub, bukan grup sih. Tepatnya geng yaitu Licil yang anggotanya adalah
Saya, Ghia, Hogla, Melina dan Widya. Sebenarnya rada aneh sih sama namanya.
Licil itu singkatan dari Lima kecil, padahal kami udah gede (0.0) *ambigu terdeteksi*. Licil ini punya hobi
yang aneh, ngatain orang sama membully orang (yaitu saya :”( ) . mungkin karena
saya ini terlalu cantik makanya saya di bully *siap – siap dilempar tombak* . meskipun begitu, mereka adalah
orang yang paling saya sayangi.
Sulit
rasanya membayangkan kalau mereka bakalan jauh semua dari saya. Saya adalah
satu – satunya yang ingin sekolah Tehnik, sedangkan mereka memilih kedokteran.
Oh iya, Ghia mau jadi guru katanya :D . Ibu Ghia...
Terkadang
semuanya jadi begitu singkat saat bersama mereka. Belum lagi ujian yang di
depan mata, sedih yah. Tapi kami yakin bakalan gumpul bareng lagi walaupun
terpisah jauh.
Ngomongin
kepisah jauh, Wika ini sekarang benar – benar lost contact dari saya. Balas
inbox aja sekenanya. Saya juga pernah nyoba sms, tetap aja ga digubris. Maunya
apa sih?! Ngakunya sohip kok gituu... Chossy juga ilang ga tau kemana, sekali –
sekali kalian dong yang ngubungin. Jangan aku terus. Kalian itu teman – teman
pertamaku. Aku pengen ketemu kalian lagi.. kalo nggak bisa aku pengen temenan
kaya dulu lagi, meskipun ga bakalan sama.. tapi aku mau nyoba kaya dulu lagi,
ketawa bareng lagi. Sekali lagi... meskipun ga bakalan sama.
Untuk
kalian semua
CJr – Lebih Baik
Tiada kata
yang dapat ku ucap
Saat kau pergi
Ku hanya diam menatap langkahmu
Meninggalkan kita
Walau berat di hati tak apa
Karena ku tahu
Pasti ada tantangan yang berat
Di setiap perjalanan yang hebat
Takkan berakhir di sini
Semuanya akan jadi lebih baik
Walau kita tidak lagi berlari bersama lagi
Tetapi do'aku ini selalu untukmu
Sampai suatu hari nanti
Kita kan bersama lagi
Berbagi cerita terbaik dari hidup ini
Tiada kata yang dapat ku ucap
Saat kau pergi
Ku hanya diam menatap langkahmu
Meninggalkan kita
Walau berat di hati tak apa
Karena ku tahu
Pasti ada tantangan yang berat
Di setiap perjalanan yang hebat
Takkan berakhir di sini
Semuanya akan jadi lebih baik
Walau kita tidak lagi berlari bersama lagi
Tetapi do'aku ini selalu untukmu
Sampai suatu hari nanti
Kita kan bersama lagi
Berbagi cerita terbaik dari hidup ini
Karena kalian begitu berarti... saya tidak berharap menjadi berarti untuk kalian, karena itu permintaan egois. Saya hanya berharap kalau ada yang bertanya kepada anda siapa saya jawablah "Ini Sahabatku" :)
terimakasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar