Minggu, 08 Februari 2015

Blog Minggu V


Saya adalah anak seorang pegawai BUMN yang mengharuskan saya pindah – pindah tempat tinggal. Bayangkan saja, saya ini lahir di Muara Teweh, pas umur 2 tahun pindah ke Buntok sampai kelas 1 SD sem 1, lalu di Tamiang Layang selama sampai kelas 6 sem 1, pindah lagi ke Mantangai, lalu saat kelas 1 sem 1 di pindah lagi ke Kapuas Murung (Palingkau), dan memindahkan diri sendiri setelah lulus SMP ke Palangkaraya dan kayaknya bakalan pindah lagi ke Banjarbaru buat kuliah di sana (amin!).
Bercerita tentang pindah – pindah, pasti sulit dungs buat beradaptasi kecuali kalo 89% dari tubuhnya adalah bunglon (berarti saya bunglon dong?). Pindah – pindah rumah itu sebenarnya asyik lo! Kamu bisa bertemu dengan berbagai macam jenis mahluk yang beda – beda pastinya. Jadi teman saya itu tersebar dimana – mana. Kayak gini nih:
Buntok (1998 – 2003)
Saya sebetulnya tidak terlalu ingat dengan masa – masa ini karena suatu hal (baca blog Hexasdoremi.blogspot.com ‘My Self’). Yang saya ingat itu saya memiliki teman bernama Haryati (panggil saja Yati), lalu Selva, Raudah, yah.. itu saja yang saya ingat, maklum saya masih terlalu kecil waktu itu untuk tau arti kehidupan *dasar sok! Lempar cobek ni!* . Tapi saya masih ingat 1 orang teman baik saya dari TK, yaitu Atma. Dulunya diatuh unyu gendut cubby gimanaa gitu. Tapi apalah daya, jaman itu mah anak teka cuma tau sega sama ps 1, ga punya hp jadi aku nggak punya koneksi buat nyari tau tentang dia. Saya udah cek facebook, twitter, ig, youtube (Lho?) tetap aja ga tau karena cuma bermodal nama ‘Atma’ doang. Akhirnya semua itu masih menjadi sebuah misteri.
Tamiang Layang (2003 – 2008)
Nah disini saya mengingat lebih banyak manusia dan masih berhubungan dengan beberapa orang sampai sekarang. Saya memiliki teman pertama bernama Probo yang sekarang tinggal di daerah Ampah (tau nggak?). Lalu muncul Chossy Pratama (anak SMADA gen 27 , ada yang kenal?) yang saya kenal saat di Buntok (sesama anak pegawai PLN) yang kemudian dua orang itu jadi teman akrab saya. Probo pindah, tinggal saya dengan Chossy. Saya sempat lama terjebak didunia cowo waktu itu. Lalu muncul Oni yang lama aslinya Letya Esa Sepka yang menurut saya ngga nyambung sama nama panggilannya. Ngakunya sih di kasih julukan sama neneknya. Ajibnya kami bertiga ini beda – beda SD nya. Saya di SDN 4 , Chossy SDN 3, Oni SDN 1 atau 5 ya? Antara itulah. Lalu munculah Dwika Bagus Setiawan atau yang akrabnya Wika. Kami berempat menjadi akrab dan selalu kemana – mana bareng.
Dulu, kami itu sering main permainan aneh, yaitu main film – filman. Kami bikin dulu skenarionya lalu nentuin pasangannya siapa – siapa dan endingnya ngarang. tapi ini seru lho! Mungkin dari sinilah saya memiliki bakat akting luarbiasa dan cetar membahana *petir menyambar*. Anehnya nih saya selalu pasangan sama Chossy dan Wika sama Oni. Mainnya sih pake mobil Pik up (bener ga nih tulisannya?) rusak atau yang bagus. Rumahnya di ruang istirahat dalam gudang bekas mesin, bisa juga dalam kantor jaga atau kantor PLN-nya bisa juga di bawah pohon rambutan. Kami sempat buat pondok tapi hancur di terjang hujan karena cuma dari kardus doang.
Selain main itu, kami juga sering main bulu tangkis, bersepeda, sepak bola (asik kan?), petak umpet, dan berbagai permainan lainnya (jadi kangen :’) ). Tapi Chossy pindah, di susul oleh Oni. Tinggalah aku dan Wika yang memang 1 SD. Kami jadi sohip saat itu. Tapi sekarang dia adalah orang yang paling sulit saya cari :D . akhirnya saya pindah duluan saat itu meninggalkan dia. Saya masih ingat salaman terakhir waktu itu :’).
Mantangai (2008 – 2010)
Inilah saat – saat dimana saya mengalami berbagai masalah dalam hidup. Dari di tuduh bukan – bukan dan akhirnya tau yang mana yang paling baik buat saya. Yang paling sama ingat yaitu Monica dan Aja di sini. Tapi saat itu saya masih sering smsan sama Wika, Dewi, Rudy, Nada dan banyak lagi. Tapi disini juga saya kehilangan kontak dengan Wika. Entah kenapa sms jadi tidak dibalas dan sebenarnya saya lupa kronologinya kenapa.
Di sini cukup singkat tapi banyak ninggalin kenangan juga. Orang – orang disini banyak yang masih percaya hal – hal mistis, maklum. Kalau kamu dari bundaran Kapuas,kan ada tuh tulisan Mantangai. 3 jam dari bundaran itu kamu baru nyampe sana dengan medan yang begitu berat, belum lagi hutan di kanan dan kiri. Ngeri deh kalo naik motor sendirian malam – malam. Ajibnya saya pindah tepat saat pembagian rapot dan alhamdulillah juara umum :3. Jadi saya pindah ke kota selanjutnya masih dengan baju seragam Putih – biru.
Palingkau (2010 – 2012)
Ini tempat dimana saya menemukan spesies yang mirip sekali dengan saya yaitu Heni Setyaningsih. Meskipun mirip tapi kami itu sangat bertolak belakang. Saya suka Doraemon dia suka Shinchan, saya suka teh dia suka kopi. Saya masuk IPA, dia yang memang disuruh masuk ipa malah belok ke IPS. Saya suka yang berbau seni, dia suka mendaki gunung. Tapi meskipun begitu, pernah terbersit dalam pikiran saya kenapa dia ga dilahirkan jadi cowo aja? Dia udah tau jeleknya saya, kekurangan saya dan malah menerima saya *ini mulai menjijikan*. Nggak kaya dia (ups!).
Kami banyak melakukan kegilaan meskipun kami beda setaun, cuma 3 bulan sih, tapi tetep aja dia lebih tua dari saya :D. Meskipun begitu, kami ini memiliki ikatan batin yang entah kenapa nasip kami selalu sama. Dari mulai punya pacar dulu, sampai masa jomblo juga sama (T^T). Gilanya, kami ini sering dibilang kembar lo!. Pernah dulu ampe dibilang Upin – Ipin. Padahal kami nggak mirip sama sekali! *yakin?*.
Jadi inget waktu dulu, sering makan eskrim di dekat jembatan sambil ngeliatin orang lewat (sekalian cuci mata :3). Nyari kecengan, mandi di sungai bareng meskipun dia ga bisa berenang. Sampai sekarang kami masih solid kaya dulu dan masih aja ada yang bilang kami mirip padahal enggak.
Palangkaraya (2012 – sekarang)
Lulus SMP saya melanjutkan ke SMA yaitu SMAN 2 Palangkaraya (mau tau ceritanya kenapa? Baca Hexassi.blogspot.com bagian 4). Disini saya tau arti kehidupan sesungguhnya, gimana yang rasanya The Real Sekolah dan mana yang lawan mana kawan.
Saya memiliki grub, bukan grup sih. Tepatnya geng yaitu Licil yang anggotanya adalah Saya, Ghia, Hogla, Melina dan Widya. Sebenarnya rada aneh sih sama namanya. Licil itu singkatan dari Lima kecil, padahal kami udah gede (0.0) *ambigu terdeteksi*. Licil ini punya hobi yang aneh, ngatain orang sama membully orang (yaitu saya :”( ) . mungkin karena saya ini terlalu cantik makanya saya di bully *siap – siap dilempar tombak* . meskipun begitu, mereka adalah orang yang paling saya sayangi.
Sulit rasanya membayangkan kalau mereka bakalan jauh semua dari saya. Saya adalah satu – satunya yang ingin sekolah Tehnik, sedangkan mereka memilih kedokteran. Oh iya, Ghia mau jadi guru katanya :D . Ibu Ghia...
Terkadang semuanya jadi begitu singkat saat bersama mereka. Belum lagi ujian yang di depan mata, sedih yah. Tapi kami yakin bakalan gumpul bareng lagi walaupun terpisah jauh.
Ngomongin kepisah jauh, Wika ini sekarang benar – benar lost contact dari saya. Balas inbox aja sekenanya. Saya juga pernah nyoba sms, tetap aja ga digubris. Maunya apa sih?! Ngakunya sohip kok gituu... Chossy juga ilang ga tau kemana, sekali – sekali kalian dong yang ngubungin. Jangan aku terus. Kalian itu teman – teman pertamaku. Aku pengen ketemu kalian lagi.. kalo nggak bisa aku pengen temenan kaya dulu lagi, meskipun ga bakalan sama.. tapi aku mau nyoba kaya dulu lagi, ketawa bareng lagi. Sekali lagi... meskipun ga bakalan sama.
Untuk kalian semua 

CJr – Lebih Baik

 Tiada kata yang dapat ku ucap
Saat kau pergi

Ku hanya diam menatap langkahmu
Meninggalkan kita

Walau berat di hati tak apa
Karena ku tahu
Pasti ada tantangan yang berat
Di setiap perjalanan yang hebat

Takkan berakhir di sini
Semuanya akan jadi lebih baik

Walau kita tidak lagi berlari bersama lagi
Tetapi do'aku ini selalu untukmu
Sampai suatu hari nanti
Kita kan bersama lagi
Berbagi cerita terbaik dari hidup ini

Tiada kata yang dapat ku ucap
Saat kau pergi
Ku hanya diam menatap langkahmu
Meninggalkan kita

Walau berat di hati tak apa
Karena ku tahu
Pasti ada tantangan yang berat
Di setiap perjalanan yang hebat

Takkan berakhir di sini
Semuanya akan jadi lebih baik

Walau kita tidak lagi berlari bersama lagi
Tetapi do'aku ini selalu untukmu
Sampai suatu hari nanti
Kita kan bersama lagi
Berbagi cerita terbaik dari hidup ini

Karena kalian begitu berarti... saya tidak berharap menjadi berarti untuk kalian, karena itu permintaan egois. Saya hanya berharap kalau ada yang bertanya kepada anda siapa saya jawablah "Ini Sahabatku" :) 


terimakasih


Tidak ada komentar:

Posting Komentar