Drama Kehidupan
Apakah anda yakin anda
tidak sedang berpura – pura? Jujur kah anda selama ini?. Bukan hal mudah memang
untuk jujur karena sekarang keadaanya sudah berbeda, apalagi kalau bukan karena
negara api yang menyerang *Pletak! Kena
jurus jitakan api dari Zuko*. Kita ini sedang berada di era yang aneh,
dimana yang bohong itu dipuja dan yang jujur dihina contohnya saya yang sudah
jujur kalau saya ini mirip sekali dengan Pevita Pierce, tapi saya malah di hina
– hina layaknya seorang yang emang terhina. Bahkan di jalan (entah jalan apa)
saya ada yang neriakin “Pevita ya? Pevita kan? Pevita!!! Pevitaaaa!!!!!” namun
naas sebuah petir menyambarnya dan sekarang dia sudah hilang menjadi abu.
Lupakan soal itu, kembali
ke topik awal yang sebenarnya saya juga tidak begitu mengerti dengan bahasan
ini. Sekarang saya akan mulai berbahasa gawul karna alhamdulillah saya udah
lumayan gawul, buktinya saya punya 1000 lebih teman di Facebook dan 200
follower di twitter dan juga 80an follower di Instagram (T^T). Yup kita mulai!
Hay guys, disini gua bakalan jelasin gemana dan apa maksudnya dari Drama
Kehidupan etoh, kitah cek aja deh.
Loe loe berasa nggak kalo
loe loe semua itu nggak jujur, hal mudah aja, kalo ada si dia lewat dengan
penuh mempesona dan penuh bege – bege (Bunga – bunga) disekitarnya dengan
cahaya terang seperti lampu sorot yang memancarkan keindahan darinya lalu elo
kedapetan natap dia dengan iler loe yang udah bikin banjir sekitar loe. Dia
datengin loe dan nanya “Loe liatin gue ya?” otak loe pasti bersingkronisasi
langsung dengan semua otak bicara loe dan langsung mereaksikan suatu penolakan
yaitu “Nggak kok siape yang liatin elo dasar kegeeran!” tiba – tiba dia
membalas “Buktinya elo ampe ileran gitu?” otak loe pasti akan mereaksikan lagi
sesuatu yaitu “enak aja ileran! Ini keringat tau! Gua habis lari maraton 70 Km
dengan kercepatan 40 m/s gara – gara nginjek kaki ayam yang diikat pake borgol
oleh majikannya dan borgolnya rusak dan gua di kejar tu majikan dan yayangnya
tu ayam karena menghancurkan ikatan yang telah terikat kuat diantara mereka dan
untuk menebusnya gua harus membuat ikatan itu tersambung lagi tapi gua ga bisa
karena gua ga punya tali akhirnya gua minjem jemuran tetangga gua yang di
kalampangan dan gua akhirnya tau kalo itu bukan tetangga gua secara rumah gua
di Bukit Sapan, akhirnya tu yang punya jemuran marah ama gua dan gua harus
nyari tali yang baru tapi nyari tali itu sesulit mencari sebuah ikatan karena
ikatan itu tidak di cari tapi dibuat akhirnya gua pergi ke tempat pembuat tali
dan gua pasang lagi tu jemuran dan yang punya jemuran komplain ke gua karena
ikatannya ga kuat akhirnya gua cuma bisa bilang ‘bukannya nggak mau ngikat yang
kuat, saya cuma nggak mau kalau dia kesakitan, karena dengan membebaskannya maka
saya bisa menyayanginya dengan bebas tanpa harus menyakitinya’ dan begitulah
cerita gua sampai keringatan gini, ini cerita gua mana cerita loe?”. Ujung –
unjungnya kalo nggak kena tabok ya loe pasti ditinggalin.
Percakapan singkat tadi
cukup buat nunjukin kalo loe (Termasuk gua juga sih) lebih sering boong dari
pada jujur. Apalagi masalah perasaan (ceileeehhh). Dan dalam Drama itu penuh
dengan bohong bro! Coba loe liat drama – drama di SCTV dan RCTI itu, kurang
lebih begitulah drama yang gua maksud. Contoh ni ye:
Di Gong – Gong (D) : Sisa,
dengerin aku Sisa
Sisa (S) : Aku ga mau
dengerin kamu! Aku udah cape sama sikap kamuh!
D : Oke, kalau gitu aku
pergi aja
S : Kenapa kamu tinggalin
aku? Aku nggak bisa hidup tanpa kamu
D : Nggak, pokoknya kita
putus
Besoknya dengan aneh bin
ajaib si Sisa masih aja bisa hidup. Padahal kemaren dia bilang kalo dia nggak
bisa hidup tanpa si Di Gong – Gong itu *tepoklah
jidat kalian sendiri saudara – saudara*.
Belom lagi dengan drama
yang real kaya orang – orang muka dua getoh (Ups!) di depan ngebaik – baikin
dan di belakang malah nyakitin. Nusuk dari belakang kaya lagu aja “... jangan lagi kamu, menusuk diriku dari
belakang karena rasanya itu sakit bukan main, sakit minta ampun! Sakit minta
ampuuunn huewwoooeee~~” . contohnya begini :
A : Tau nggak loe, si C
itu orangnya begituuu
B : Sumpe loe , loe nggak
bohong kan?
A : Ngapain gua bohong?
Gua liat pake mata kepala dia sendiri kalau dia itu kemaren begitu
B : Ih! Amit – amit deh,
bukannya elo temennya. Kok loe malah begitu sih?
A : Siapa juga mau temenan
ama yang begituan
(muncul lah si C dari
balik asap)
C : uhuk! Uhuk!
B : Kenapa loe? Sakit?
A : iya nih, kalo sakit
jangan sekolah! Entar tambah sakit lagi
C : Thank ya udah
perhatian, uhuk! Kata Emak gua , uhuk! Batuk – batuk tanpa sebab uhuk! Begini
uhuk! Itu karena uhuk! Ada uhuk! Yang ngomongin gua uhuk!
B : Percaya amat sama
tahayul
A : Iya nih percaya amat
C : yaudah deh, gua beli
minum dulu, bye.
A & B : Bye!
A : Eh! Tau aja si C kalo
lagi kita omongin
B : Kata nenek gua sih
orang yang kita omongin itu di pertandai begitu terus akhirnya mati duluan
dan ngehantuin orang yang ngomongin dia.
A : Nenek loe ama Emak dia
sama – sama percaya tahayul ya
B : iya dong, karena gua
adalah emaknya nenek si C yang udah meninggal ... xixixixixi!!!!!
Oke! Oke! Gua mulai
merinding bro!. Yang kaya begitu pasti udah seringkan muncul dikehidupan kita
sampai akhirnya di Dunia ini cuma bisa digolongkan jadi 2 tipe yaitu pemenang
dan pecundang.
Merasa nggak adil kan
dengan semua itu?. Dari situ kita bisa menilai kalau hidup ini memang nggak
adil bro! Tapi tunggu... benarkan Dunia di atur begitu? Tentu tidak. Setiap
orang adalah pemilih takdirnya sendiri. Memang di Dunia ini cuma ada 2 golongan
yaitu PEMENANG dan PECUNDANG tapi, si Pecundang itu pasti akan di berikan
kesempatan kedua agar bisa menjadi Pemenang. Dan si Pemenang yang bangga akan
kemenangannya akan merasa berdiri di puncak gunung sehingga melihat seseorang
itu sangat kecil, tanpa dia tau dia juga terlihat kecil oleh mereka yang dibawahnya.
Meski Dunia ini memang
panggung sandiwara, tapi bukan berarti kita membuang kejujuran kan?. Meskipun
jujur itu memang menyakitkan, tapi yakin deh dengan jujur kamu bisa menjadi
orang yang dipercaya. Karena dipercaya itu lebih mulia dari pada di sanjung.
Lagu buat kalian Last Child - Percayalah
ujian hidup yang selalu menerpamu
yang berjuang untuk hidup yang hanya sementara
rasa perih nya hujan di hatimu
yang diberikan oleh rasa yang hanya sementara
kita hidup di dunia yang penuh tanda tanya
yang tak mungkin kau ubah dan terpaksa mengikutinya
kita berada di antara benar atau salah
yang tak mungkin dapat kau ukur dengan rasa
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihnya padamu
melalui jalannya, percayalah
wahai kamu yang tak seperti mereka
yang terlihat cerah menjalani hidupnya
pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja
jadi pemicu keinginan yang tiada habisnya
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caranya, percayalah
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihnya padamu
melalui jalannya, percayalah
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
dia kan menguatkannya
bemohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caranya, percayalah
yang berjuang untuk hidup yang hanya sementara
rasa perih nya hujan di hatimu
yang diberikan oleh rasa yang hanya sementara
kita hidup di dunia yang penuh tanda tanya
yang tak mungkin kau ubah dan terpaksa mengikutinya
kita berada di antara benar atau salah
yang tak mungkin dapat kau ukur dengan rasa
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihnya padamu
melalui jalannya, percayalah
wahai kamu yang tak seperti mereka
yang terlihat cerah menjalani hidupnya
pandangan hidup yang selalu lihat ke atas saja
jadi pemicu keinginan yang tiada habisnya
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
dia kan menguatkannya
memohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caranya, percayalah
berdoalah, sampaikan pada Tuhan semua keluh kesahmu
dia kan menjawabnya
percayalah, dia kan menunjukkan kasihnya padamu
melalui jalannya, percayalah
bersujudlah, akui pada Tuhan semua kelemahanmu
dia kan menguatkannya
bemohonlah, Dia kan memberikan yang terbaik untukmu
melalui caranya, percayalah
Gua Hexas di sini, see you soon!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar